Sabtu, 05 Maret 2011

Situs cara menulis kanji: WWWJDIC dan Kakijun

Hai! Sensei balik lagi nih. Tentunya masih dalam artikel cara-cara penulisan kanji! Oh ya, sensei nemu situs bagus nih, yaitu situs cara menulis kanji lengkap dengan guratan-guratannya pula! Ayo, simak artikel berikut ya ^^

Sumber gambar: yabe-chosho

Pada artikel lain, telah dijelaskan bahwa urutan menulis tiap-tiap guratan kanji adalah hal yang penting. Sebagai contoh, mengetahui cara menulis yang benar akan membantumu memahami tulisan tangan orang lain yang pada umumnya tidak serapi font komputer.

Nah, untuk mengetahui cara menulis tiap kanji dengan benar, situs yang bisa kamu gunakan adalah WWWJDIC dan Kakijun. Masing-masing memiliki keunggulan sendiri-sendiri.

Pada WWWJDIC, kita bisa mencari menggunakan romaji. Selain itu, pada animasinya ditunjukkan arah menggambar tiap guratannya sehingga lebih mudah bagi pemula. Hanya saja, kanjinya tidak selengkap Kakijun dan berdasarkan pengalaman saya situs tersebut sangat lambat (semoga ini hanya masalah ISP saya dan tidak berlaku secara nasional).

Kakijun (書き順) sendiri berarti “urutan menulis”. Kelebihan situs itu adalah datanya yang sangat lengkap, mulai dari kanji sederhana seperti 父 (chichi, ayah), kanji yang lebih rumit seperti 娘 (musume, putri), sampai kanji yang sangat langka misalnya 竈 (kamado, tungku). Namun pengguna diasumsikan sudah tahu arah menggambar tiap-tiap guratannya sehingga arahnya tidak ditunjukkan. (di akhir artikel akan diberi panduan arah menggambar guratan).

Cara penggunaan WWWJDIC

Pertama bukalah halaman depan WWWJDIC. Kalau aksesnya sangat lambat, coba gunakan link alternatif berikut (menggunakan perantara web proxy sehingga ada iklannya). Kamu akan disambut dengan kotak pencarian sederhana:


Di situ, kamu bisa memasukkan romaji kanji yang ingin kamu cari misalnya “watashi” (saya). Kamu juga bisa menggunakan hiragananya misalnya “わたし” ataupun langsung kanjinya misalnya “私”.

Ada satu catatan penting di sini. Kata-kata seperti taberu(makan) pada kanji ditulis menggunakan okurigana: 食べる. Pada WWWJDIC, kita harus repot memisahkan antara batas kanji dengan hiragananya menggunakan koma. Jadi kalau kamu memasukkan “taberu” kamu tidak akan mendapatkan apapun. Kamu harus memasukkan “ta,beru”. Oleh karenanya saya menyarankan untuk langsung menuliskan kanjinya saja.

Setelahnya menekan tombol “Select Kanji”, kamu akan dibawa ke halaman hasil. Kalau banyak kanji yang cocok dengan pencarian kamu, pertama-tama kamu harus mengklik kanji yang diinginkan. Setelahnya, tinggal klik saja link SODA (Stroke Order Diagram Animation):


Nanti akan muncul animasi cara menggambarnya, misalnya animasi berikut untuk watashi:


Pada tiap guratan, kamu mulai menggambar dari titik yang diwarnai merah. Mudah kan?

Cara penggunaan Kakijun

Saat membuka halaman depannya, yang perlu kamu cari adalah kotak pencarian yang ditandai merah pada screenshot di bawah:


Di situ, kamu harus memasukkan 1 huruf kanji yang ingin kamu cari. Ingat bahwa situs tersebut tidak mengenali masukan hiragana maupun romaji. Kanji yang ingin kamu cari bisa didapat misalnya dengan copy-paste dari dokumen aslinya ataupun dengan menuliskannya sendiri menggunakan IME.

Hal vital yang perlu diingat adalah jika kamu memasukkan huruf selain kanjinya, maka pencariannya akan gagal. Sebagai contoh, untuk mecari kanji taberu kamu tidak bisa memasukkan 食べる yang memuat hiragana -beru, namun harus kanjinya saja yaitu 食.

Setelahnya, tekan tombol pencarian yang bertuliskan 漢字検索 (kanji kensaku, cari kanji). Nanti kamu akan dibawa ke halaman yang berisi info dasar kanji tersebut beserta animasi urutan menggambarnya. Sebagai contoh, urutan menggambar 夢 (yume, mimpi) adalah sebagai berikut:


Cukup mudah kan?

Arah tiap guratan

Saat menggunakan Kakijun, mungkin ada satu masalah bagi pemula. Situs tersebut memberitahu mana guratan yang harus digambar terlebih dahulu, tapi tidak memberitahu arah menggambar guratannya! Sebagai contoh, guratan pertama pada kanji yume di atas adalah sebuah garis horizontal (一). Apakah kita harus menggambarnya dari kiri ke kanan atau dari kanan ke kiri?

Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut gunakan dua panduan berikut:

1) Garis horizontal digambar dari kiri ke kanan

Sebagai contoh, pada kanji 三 (san, tiga) seluruh guratannya digambar dari kiri ke kanan:


2) Garis vertikal digambar dari atas ke bawah

Sebagai contoh, pada kanji 川 (kawa, sungai) semua guratannya adalah dari atas ke bawah:



Contoh tambahan dan pengecualian

Sayangnya tidak semua guratan sesederhana yang di atas. Ada yang berbelok tajam di tengah-tengah, dan ada juga yang miring. Pada intinya, kita berusaha sebisa mungkin melindungi kedua aturan di atas. Di sini akan diberikan beberapa contohnya.

Untuk guratan ke-2 kanji 口 (kuchi, mulut), tentu arah yang paling alami adalah dari kiri ke kanan dan selanjutnya meluncur ke bawah. Kalau kamu memilih kebalikannya, maka kamu akan melanggar aturan 1 dan 2 sekaligus. Lihat ilustrasi benarnya berikut:



Hal yang sama berlaku untuk bentuk serupa di kanji-kanji seperti 田 (guratan 2) dan 門 (guratan 2 dan 6).

Untuk guratan ke-3 kanji 代 (kawaru, menggantikan), arah yang benar adalah dari kiri ke kanan. Mungkin ini seakan-akan melanggar aturan 2 karena kita bergerak dari bawah ke atas, namun karena garis tersebut lebih mendekati garis horizontal (一) ketimbang vertikal (|), maka yang menang adalah aturan 1:


Perhatikan bahwa guratan ini adalah guratan yang lurus, dalam artian tidak ada lengkungan sama sekali. Hal yang sama berlaku untuk kanji seperti 抱 (guratan 3).

Untuk guratan ke-3 kanji 文 (bun, kalimat/tulisan), bentuknya sudah cukup miring (ノ) sehingga dia dianggap vertikal dan yang menang adalah aturan menggambar dari atas ke bawah:



Hal yang sama berlaku untuk misalnya 成 (guratan 1 dan 5),父 (guratan 1 dan 3), 木 (guratan 3), dan 付 (guratan 1).

Perhatikan bahwa pada 毛 (ke, rambut) dan 手 (te, tangan), guratan pertama dianggap vertikal sehingga digambar dari atas ke bawah, sedang guratan kedua dan ketiga dianggap horizontal sehingga digambar dari kiri ke kanan. Poin penting di sini adalah pada guratan pertama tersebut bentuknya cukup melengkung, sedangkan guratan kedua dan ketiga adalah garis lurus. Guratan pertama pada 私 (watashi, saya) juga bentuknya melengkung ke atas sehingga aturan yang diutamakan adalah menggambar dari atas ke bawah.

Perkecualian yang bisa saya pikirkan untuk semua panduan yang telah dibahas di atas hanyalah guratan ke-2 pada bentuk radikal es (冫) dan guratan ke-3 pada bentuk radikal air (氵). Walaupun orientasinya sudah cukup miring untuk dianggap vertikal (berarti seharusnya dari atas ke bawah), dia digambar dari kiri ke kanan agar seakan-akan menjadi cermin bagi cara menggambar guratan sebelumnya. Contohnya adalah pada kanji 波 (nami, ombak):


Hal yang sama berlaku misalnya pada 准 (guratan 2), 羽(guratan 3 dan 6), dan 楽 (guratan 7).

Penutup

Pemula mungkin akan lebih nyaman dengan diagram dariWWWJDIC karena arah guratannya ditunjukkan. Namun kalau mencari kanji-kanji yang langka, bisa dipastikanKakijun memiliki datanya. Kalau kamu sudah bisa menggambar guratan-guratan individunya dengan arah yang benar, maka Kakijun akan menjadi referensi yang sangat handal. Untuk mengetes kemampuan menulismu, kamu bisa bereksperimen dengan pengenalan tulisan IME.

Terakhir, seluruh animasi pada WWWJDIC bisa didownload dari sumber aslinya yaitu kanjicafe. Dengan ini, kamu bisa mengaksesnya tanpa terhubung ke Internet. Ada banyak versinya, dan perbedaannya hanyalah pada bagaimana file-filenya diberi nama. Kalau kamu pengguna Windows maka disarankan mendownload yang berlabel “GIF89a format animations with Unicode encoded file names in tar.gz format”.

Selamat mencoba ^^


0 komentar:

Posting Komentar

Sabtu, 05 Maret 2011

Situs cara menulis kanji: WWWJDIC dan Kakijun

Diposting oleh Fitria Amanda Putri di Sabtu, Maret 05, 2011
Reaksi: 
Hai! Sensei balik lagi nih. Tentunya masih dalam artikel cara-cara penulisan kanji! Oh ya, sensei nemu situs bagus nih, yaitu situs cara menulis kanji lengkap dengan guratan-guratannya pula! Ayo, simak artikel berikut ya ^^

Sumber gambar: yabe-chosho

Pada artikel lain, telah dijelaskan bahwa urutan menulis tiap-tiap guratan kanji adalah hal yang penting. Sebagai contoh, mengetahui cara menulis yang benar akan membantumu memahami tulisan tangan orang lain yang pada umumnya tidak serapi font komputer.

Nah, untuk mengetahui cara menulis tiap kanji dengan benar, situs yang bisa kamu gunakan adalah WWWJDIC dan Kakijun. Masing-masing memiliki keunggulan sendiri-sendiri.

Pada WWWJDIC, kita bisa mencari menggunakan romaji. Selain itu, pada animasinya ditunjukkan arah menggambar tiap guratannya sehingga lebih mudah bagi pemula. Hanya saja, kanjinya tidak selengkap Kakijun dan berdasarkan pengalaman saya situs tersebut sangat lambat (semoga ini hanya masalah ISP saya dan tidak berlaku secara nasional).

Kakijun (書き順) sendiri berarti “urutan menulis”. Kelebihan situs itu adalah datanya yang sangat lengkap, mulai dari kanji sederhana seperti 父 (chichi, ayah), kanji yang lebih rumit seperti 娘 (musume, putri), sampai kanji yang sangat langka misalnya 竈 (kamado, tungku). Namun pengguna diasumsikan sudah tahu arah menggambar tiap-tiap guratannya sehingga arahnya tidak ditunjukkan. (di akhir artikel akan diberi panduan arah menggambar guratan).

Cara penggunaan WWWJDIC

Pertama bukalah halaman depan WWWJDIC. Kalau aksesnya sangat lambat, coba gunakan link alternatif berikut (menggunakan perantara web proxy sehingga ada iklannya). Kamu akan disambut dengan kotak pencarian sederhana:


Di situ, kamu bisa memasukkan romaji kanji yang ingin kamu cari misalnya “watashi” (saya). Kamu juga bisa menggunakan hiragananya misalnya “わたし” ataupun langsung kanjinya misalnya “私”.

Ada satu catatan penting di sini. Kata-kata seperti taberu(makan) pada kanji ditulis menggunakan okurigana: 食べる. Pada WWWJDIC, kita harus repot memisahkan antara batas kanji dengan hiragananya menggunakan koma. Jadi kalau kamu memasukkan “taberu” kamu tidak akan mendapatkan apapun. Kamu harus memasukkan “ta,beru”. Oleh karenanya saya menyarankan untuk langsung menuliskan kanjinya saja.

Setelahnya menekan tombol “Select Kanji”, kamu akan dibawa ke halaman hasil. Kalau banyak kanji yang cocok dengan pencarian kamu, pertama-tama kamu harus mengklik kanji yang diinginkan. Setelahnya, tinggal klik saja link SODA (Stroke Order Diagram Animation):


Nanti akan muncul animasi cara menggambarnya, misalnya animasi berikut untuk watashi:


Pada tiap guratan, kamu mulai menggambar dari titik yang diwarnai merah. Mudah kan?

Cara penggunaan Kakijun

Saat membuka halaman depannya, yang perlu kamu cari adalah kotak pencarian yang ditandai merah pada screenshot di bawah:


Di situ, kamu harus memasukkan 1 huruf kanji yang ingin kamu cari. Ingat bahwa situs tersebut tidak mengenali masukan hiragana maupun romaji. Kanji yang ingin kamu cari bisa didapat misalnya dengan copy-paste dari dokumen aslinya ataupun dengan menuliskannya sendiri menggunakan IME.

Hal vital yang perlu diingat adalah jika kamu memasukkan huruf selain kanjinya, maka pencariannya akan gagal. Sebagai contoh, untuk mecari kanji taberu kamu tidak bisa memasukkan 食べる yang memuat hiragana -beru, namun harus kanjinya saja yaitu 食.

Setelahnya, tekan tombol pencarian yang bertuliskan 漢字検索 (kanji kensaku, cari kanji). Nanti kamu akan dibawa ke halaman yang berisi info dasar kanji tersebut beserta animasi urutan menggambarnya. Sebagai contoh, urutan menggambar 夢 (yume, mimpi) adalah sebagai berikut:


Cukup mudah kan?

Arah tiap guratan

Saat menggunakan Kakijun, mungkin ada satu masalah bagi pemula. Situs tersebut memberitahu mana guratan yang harus digambar terlebih dahulu, tapi tidak memberitahu arah menggambar guratannya! Sebagai contoh, guratan pertama pada kanji yume di atas adalah sebuah garis horizontal (一). Apakah kita harus menggambarnya dari kiri ke kanan atau dari kanan ke kiri?

Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut gunakan dua panduan berikut:

1) Garis horizontal digambar dari kiri ke kanan

Sebagai contoh, pada kanji 三 (san, tiga) seluruh guratannya digambar dari kiri ke kanan:


2) Garis vertikal digambar dari atas ke bawah

Sebagai contoh, pada kanji 川 (kawa, sungai) semua guratannya adalah dari atas ke bawah:



Contoh tambahan dan pengecualian

Sayangnya tidak semua guratan sesederhana yang di atas. Ada yang berbelok tajam di tengah-tengah, dan ada juga yang miring. Pada intinya, kita berusaha sebisa mungkin melindungi kedua aturan di atas. Di sini akan diberikan beberapa contohnya.

Untuk guratan ke-2 kanji 口 (kuchi, mulut), tentu arah yang paling alami adalah dari kiri ke kanan dan selanjutnya meluncur ke bawah. Kalau kamu memilih kebalikannya, maka kamu akan melanggar aturan 1 dan 2 sekaligus. Lihat ilustrasi benarnya berikut:



Hal yang sama berlaku untuk bentuk serupa di kanji-kanji seperti 田 (guratan 2) dan 門 (guratan 2 dan 6).

Untuk guratan ke-3 kanji 代 (kawaru, menggantikan), arah yang benar adalah dari kiri ke kanan. Mungkin ini seakan-akan melanggar aturan 2 karena kita bergerak dari bawah ke atas, namun karena garis tersebut lebih mendekati garis horizontal (一) ketimbang vertikal (|), maka yang menang adalah aturan 1:


Perhatikan bahwa guratan ini adalah guratan yang lurus, dalam artian tidak ada lengkungan sama sekali. Hal yang sama berlaku untuk kanji seperti 抱 (guratan 3).

Untuk guratan ke-3 kanji 文 (bun, kalimat/tulisan), bentuknya sudah cukup miring (ノ) sehingga dia dianggap vertikal dan yang menang adalah aturan menggambar dari atas ke bawah:



Hal yang sama berlaku untuk misalnya 成 (guratan 1 dan 5),父 (guratan 1 dan 3), 木 (guratan 3), dan 付 (guratan 1).

Perhatikan bahwa pada 毛 (ke, rambut) dan 手 (te, tangan), guratan pertama dianggap vertikal sehingga digambar dari atas ke bawah, sedang guratan kedua dan ketiga dianggap horizontal sehingga digambar dari kiri ke kanan. Poin penting di sini adalah pada guratan pertama tersebut bentuknya cukup melengkung, sedangkan guratan kedua dan ketiga adalah garis lurus. Guratan pertama pada 私 (watashi, saya) juga bentuknya melengkung ke atas sehingga aturan yang diutamakan adalah menggambar dari atas ke bawah.

Perkecualian yang bisa saya pikirkan untuk semua panduan yang telah dibahas di atas hanyalah guratan ke-2 pada bentuk radikal es (冫) dan guratan ke-3 pada bentuk radikal air (氵). Walaupun orientasinya sudah cukup miring untuk dianggap vertikal (berarti seharusnya dari atas ke bawah), dia digambar dari kiri ke kanan agar seakan-akan menjadi cermin bagi cara menggambar guratan sebelumnya. Contohnya adalah pada kanji 波 (nami, ombak):


Hal yang sama berlaku misalnya pada 准 (guratan 2), 羽(guratan 3 dan 6), dan 楽 (guratan 7).

Penutup

Pemula mungkin akan lebih nyaman dengan diagram dariWWWJDIC karena arah guratannya ditunjukkan. Namun kalau mencari kanji-kanji yang langka, bisa dipastikanKakijun memiliki datanya. Kalau kamu sudah bisa menggambar guratan-guratan individunya dengan arah yang benar, maka Kakijun akan menjadi referensi yang sangat handal. Untuk mengetes kemampuan menulismu, kamu bisa bereksperimen dengan pengenalan tulisan IME.

Terakhir, seluruh animasi pada WWWJDIC bisa didownload dari sumber aslinya yaitu kanjicafe. Dengan ini, kamu bisa mengaksesnya tanpa terhubung ke Internet. Ada banyak versinya, dan perbedaannya hanyalah pada bagaimana file-filenya diberi nama. Kalau kamu pengguna Windows maka disarankan mendownload yang berlabel “GIF89a format animations with Unicode encoded file names in tar.gz format”.

Selamat mencoba ^^


0 komentar on "Situs cara menulis kanji: WWWJDIC dan Kakijun"

Posting Komentar